Wedding Preparation – Pre Wedding Photoshoot

Hi there Fellas! Pada kesempatan ini gue akan membahas tentang salah satu persiapan wedding/pernikahan gue yaitu adalah pre wedding atau kalau di luar sana dikenal dengan engagement photo. Pre wedding sendiri booming di indonesia dipertengahan taun 2000an, dimana foto pre wedding tidak hanya menjadi pajangan pelengkap dekorasi pernikahan tapi juga di sisipkan dan dicetak di undangan.

Pre wedding menjadi satu barang wajib bagi para calon manten karena tentu saja selain buat mengabadikan moment pada saat masih pacaran, foto ini juga ajang pamer nanti ke anak-anak “itu tuh mamah cakep kan waktu muda” hehe.

Pre wedding yang beredar sekarang bisa dibilang keren dan konsepnya aneh-aneh. Dari mulai foto yang bertema profesi si calon manten, hobby mereka, tema dimana yang menggambarkan bagaimana cerita perjalanan, tema ala ala princess disney dan banyak deh macemnya! Sebagai calon penganten yang tentu saja mengikuti perkembangan dunia pernikahan di Indonesia, gue pun juga mau dong pake pre wedding, biar kayak orang-orang hehe. Walaupun sebenernya, gue dan calon, mas Bagus kita gak mematok kalo pre wedding itu wajib, karena bagi kita yang penting SAH hahaha.

Karena prinsip kita maunya simple dan tapi tetep mau ada pre wedding jadilah kita berdua “”harus memutar otak, konsep apa yang akan dipakai. ngeliat website wedding dan hasil foto pendahulu wedding plus temen-temen kok kayanya ribet pisan ya mau foto! kenapa ribet? karena ngeliat contoh foto dimana si calon manten harus berbusana misalnya ala princess yang gaunnya naudzubila gede dan berat plus hair do dan make up yang cetar membahana, dan foto tersebut dilakukan di…….hutan misalnya, atau di perahu, atau di jalanan. kebayang sih gimana panas, ribet, dan malunya akika diliatin orang. Dan yang menjadi concern gue adalah pertanggungjawabannya, pertanggungjawaban foto tersebut terhadap anak-anak saya. “Mah kenapasih di jalan raya pake gaun? mah kenapa sih di hutan belantara pake kebaya?” begitulah kira-kira pikiran saya. sekali lagi itu hanya pikiran saya yah, everyone has a different taste.

Akhirnya saya memutuskan untuk foto pre wedding hanya di studio dengan tema magazine photoshoot. kenapa pilih tema ini? dipikiran saya foto dengan tema foto studio dengan tone color yang tidak terlalu dibuat-dibuat, edit minimalis, make up yang elegant masih bisa dipertanggung jawabkan untuk anak-anak saya, ini loh nak foto mama muda, kece kan, gak ditengah hutan pake gaun 😦 . Setelah disepakati sama Mas Bagus, akhirnya kita cari referensi, tips buat cari-cari referensi begini yang keren dan gak pasaran kalian cari di pinterest. ini contohnya pre wedding yang gue maksud

Akhirnya gue memutuskan prewedding setelah acara lamaran berlangsung. pertama harus book studio dan photographer. untuk studio, gue sewa studio di Lomoto depok dengan harga weekend Rp.500.000 / 3hours, dan untuk photo and videographer gue pakai jasa teman kuliah saya yang hasil jepretannya ciamik, kalau ada yang minat boleh japri gue, karena belum komersil dijamin harga oke check ignya @williabi dan @kingwiguna. ohya, yang gak kalah penting kita kan harus cakep ya secara foto itu abadi ya. untuk make up artist, pake jasa the one and only mba @meiliaanggraeni, si baik hati dan make up nya baguusss bgt! oke berikut hasil raw dari foto prewedding gue

Hasil foto nya nanti bakal di bikin black and white atau berwarna tapi tetap minimalis. karena sesuai tema, magazine photoshoot dan monochrome. everlasting. Gimana hasilnya? belum di edit sih tapi liat hasil raw nya aja udah puas! ohya untuk video nya gimana? videonya juga ga ada ala ala nya, alias video nya itu dibikin dengan tema BTS photo shoot sebuah majalah, tau kan? belum ada yang jadi tapi so far puas bgt!

sekarang gue mau jabarin plus minus nya prewedding di studio ya

PLUS nya adalah, pastinya ga ribet, mau ganti baju ada changing room, gerah ada ac, ada lighting, ga perlu keringetan, efisiensi waktu dan tempat, ga perlu cari cari spot, make up lebih kece, ga bergantung sm cuaca,lagi foto tetiba hujan dll itu nyebelin sih. yang pasti dalam waktu 3 jam gue dapet foto sampai 5 baju dimana para calon manten biasanya hanya 3.

MINUS nya adalah foto lo terbatas dalam ruangan, paling mentok kalo mau tematik ya hanya bisa pergunakan properti yang ada di sana dan gak semua studio punya properti yang oke.

 

Jadi, mau prewedding kayak gimana nih brides to be? it’s your choice!

Advertisements

One thought on “Wedding Preparation – Pre Wedding Photoshoot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s